Bank Riau Kepri Sepakat Sukseskan Proyek Terintegrasi Budidaya Singkong dan Peternakan Sapi di Siak

| Foto dari kiri kekanan : Pemimpin divisi mikro, kredit dan menengah Nusyirwan, Dirut PT Jamkrida Herman, Dirut PT BCIM Hasan Basri, Direktur Operasional Bank Riau Kepri Denny M Akbar, Pimpinan bank Riau Kepri se Prov Riau, Staff PT.BCIM Fitra Madeni, A.Md, MBA |
Jum'at, 02 Februari 2018 08:43 WIB
Penulis: Ira Widana
Penulis: Ira Widana
SIAK - Kabar
gembira bagi masyarakat Riau khususnya yang berada di sekitar Kandis,
Simpang Gelombang, Kabupaten Siak yang sudah membudidayakan tanam
singkong dan ternak sapi.Pertengahan Februari 2018 ini, di lokasi
tersebut Pabrik Tepung Tapioka skala besar yang dibangun PT Asrindo
Citrasubur Makmur (ACM) akan mulai beroperasi. Tak hanya itu,
hebatnya lagi kata Ketua Umum Masyarakat Singkong Indonesia (MSI)
Provinsi Riau, Hasan Basri, kendala dana masyarakat atau kelompok tani
untuk menanam singkong dan ternak sapi juga akan dibantu dengan kredit
KUR."Kebutuhan singkong untuk pabrik ini cukup tinggi yakni 3.500
ha pertahun atau 10 ha perharinya. Jadi masyarakat tak usah ragu lagi
untuk mulai membudidayakan tanam singkong ini. Kendala modal nanti, ada
kredit KUR dari Bank Riau Kepri," kata Mantan Camat Mandau ini kepada
GoRiau.com, Jumat (2/2/2018).Dikatakan
Hasan Basri yang juga Direktur PT Berkah Cassava Indonesia Makmur
(BCIM), bahwa perusahaan ini dan PT Asrindo Citrasubur Makmur (ACM), MSI
Riau serta PT Jamkrida melakukan kerjasama dengan Bank Riau Kepri di
Pekanbaru."Bank Riau Kepri Pusat, Pekanbaru siap untuk kerjasama
menyukseskan project terintegrasi budidaya singkong dengan perternakan
sapi. Dari presentasi kita, pihak Bank Riau Kepri sangat tertarik dengan
peluang bisnis ini. Mereka siap menjadi pendana dengan sistem kredit
KUR, dan kami yang akan menjadi avalisnya," kata Hasan Basri. Hasan
juga mengajak masyarakat masyarakat untuk memanfaatkan lahan tidur yang
kosong untuk menanam singkong dan beternak sapi sebagai pendukung dari
pemanfaatkan limbah pabrik tapioka yang bisa dijadikan pakan ternak."Nantinya
kotoran ternak masyarakat ini juga bisa dijadikan pupuk organik.
Keberadaam pabrik ini tidak hanya menguntungkan petani singkong tetapi
juga bermanfaat bagi peternak sapi," ucapnya lagi.Menurut Hasan,
peluang usaha ini harus diambil cepat oleh masyarakat yang saat ini
belum memiliki pekerjaan. "Bank Riau Kepri yang ada di setiap daerah
juga akan mendukung kerjasama ini melakui kredit KUR tadi," kata
Hasan.***


































