Selamat Datang..

Rabu, 07 Februari 2018

PELUANG USAHA

Bank Riau Kepri Sepakat Sukseskan Proyek Terintegrasi Budidaya Singkong dan Peternakan Sapi di Siak

Bank Riau Kepri Sepakat Sukseskan Proyek Terintegrasi Budidaya Singkong dan Peternakan Sapi di Siak

Foto dari kiri kekanan : Pemimpin divisi mikro, kredit dan menengah Nusyirwan, Dirut PT Jamkrida Herman, Dirut PT BCIM Hasan Basri, Direktur Operasional Bank Riau Kepri Denny M Akbar, Pimpinan bank Riau Kepri se Prov Riau, Staff PT.BCIM Fitra Madeni, A.Md, MBA
Jum'at, 02 Februari 2018 08:43 WIB
Penulis: Ira Widana
SIAK - Kabar gembira bagi masyarakat Riau khususnya yang berada di sekitar Kandis, Simpang Gelombang, Kabupaten Siak yang sudah membudidayakan tanam singkong dan ternak sapi.Pertengahan Februari 2018 ini, di lokasi tersebut Pabrik Tepung Tapioka skala besar yang dibangun PT Asrindo Citrasubur Makmur (ACM) akan mulai beroperasi. Tak hanya itu, hebatnya lagi kata Ketua Umum Masyarakat Singkong Indonesia (MSI) Provinsi Riau, Hasan Basri, kendala dana masyarakat atau kelompok tani untuk menanam singkong dan ternak sapi juga akan dibantu dengan kredit KUR."Kebutuhan singkong untuk pabrik ini cukup tinggi yakni 3.500 ha pertahun atau 10 ha perharinya. Jadi masyarakat tak usah ragu lagi untuk mulai membudidayakan tanam singkong ini. Kendala modal nanti, ada kredit KUR dari Bank Riau Kepri," kata Mantan Camat Mandau ini kepada GoRiau.com, Jumat (2/2/2018).Dikatakan Hasan Basri yang juga Direktur PT Berkah Cassava Indonesia Makmur (BCIM), bahwa perusahaan ini dan PT Asrindo Citrasubur Makmur (ACM), MSI Riau serta PT Jamkrida melakukan kerjasama dengan Bank Riau Kepri di Pekanbaru."Bank Riau Kepri Pusat, Pekanbaru siap untuk kerjasama menyukseskan project terintegrasi budidaya singkong dengan perternakan sapi. Dari presentasi kita, pihak Bank Riau Kepri sangat tertarik dengan peluang bisnis ini. Mereka siap menjadi pendana dengan sistem kredit KUR, dan kami yang akan menjadi avalisnya," kata Hasan Basri. Hasan juga mengajak masyarakat masyarakat untuk memanfaatkan lahan tidur yang kosong untuk menanam singkong dan beternak sapi sebagai pendukung dari pemanfaatkan limbah pabrik tapioka yang bisa dijadikan pakan ternak."Nantinya kotoran ternak masyarakat ini juga bisa dijadikan pupuk organik. Keberadaam pabrik ini tidak hanya menguntungkan petani singkong tetapi juga bermanfaat bagi peternak sapi," ucapnya lagi.Menurut Hasan, peluang usaha ini harus diambil cepat oleh masyarakat yang saat ini belum memiliki pekerjaan. "Bank Riau Kepri yang ada di setiap daerah juga akan mendukung kerjasama ini melakui kredit KUR tadi," kata Hasan.***

Kegiatan 2018

Serahkan Bantuan Bibit Buah ke Karang Taruna, Gubri Ajak Warga Mandau Jaga Lingkungan

Gubri disela-sela acara penyerahan bantuan tanaman buah kepada Karang Taruna Talang Mandi, Minggu 4 Februari 2018

DURI, kabarmelayu.com - Gubernur Riau (Gubri) Arsyadjuliandi Rahman, saat menyerahkan bantuan tanaman buah kepada pengurus Karang Taranu di Kecamatan Mandau, mengajak seluruh elemen masyarakat di Bumi Lancang Kuning untuk bersama-sama menjaga lingkungan.
Demikian diungkapkan Gubri disela-sela acara pencerahan bantuan tanaman buah kepada Karang Taruna Talang Mandi, Minggu 4 Februari 2018. Bantuan tanaman buah yang diserahkan berupa durian, matoa, mangga dan rambutan.
Seperti diketahui Kelompok Karang Taruna Kelurahan Talang Mandi, sebelumnya telah dinobatkan terbaik tingkat Provinsi Riau, dalam kategori tertib administrasi dan kebersihan.
Sebagai organisasi sosial atau lembaga pemberdayaan masyarakat, Karang Taruna bersama pemerintah dan komponen masyarakat memilik peran dalam upaya meningkatkan kualitas generasi muda di daerah ini.
Gubri menegaskan bantuan pohon buah yang diberikan kepada Karang Taruna Kelurahan Talang Mandi, diharapkan mampu menumbuhkan rasa kepedulian pemuda-pemudi dan seluruh masyarakat akan pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan, mengurangi dampak pemanasan global.Disamping itu ini upaya meningkatkan go green agar alam yang tetap asri.
Dengan penanaman pohon, menjadikan contoh penghijauan yang bukan hanya tanggung jawab pemerintah melainkan tanggung jawab semua masyarakat,
Sementara itu Bupati Bengkalis Amril Mukminin pada kesempatan itu, memberikan ucapan selamat dan apresiasi kepada Karang Taruna Talang Mandi, yang berprestasi di level provinsi. Tidak hanya mengharumkan nama kelurahan, kecamatan, namun nama Kabupaten Bengkalis.
"Prestasi ini yang dicapai oleh Karang Taruna Talang Mandi, hendaknya menjadi sebuah cambuk/cemeti bagi seluruh organisasi sosial dan kepemudaan dalam berkiprah dalam setiap pembangunan di Negeri Junjungan," ungkap Amril.
Mantan Kepala Desa Muara Basung ini, juga mengajak anggota Karang Taruna untuk menggalang kekuatan pemuda agar berperan membantu mengatasi berbagai persoalan sosial di daerah.
"Karang Taruna sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan memiliki tugas bersama-sama pemerintah serta komponen masyarakat lainnya, untuk menyelenggarakan pembinaan generasi muda dan kesejahteraan sosial," tandas Amril Mukminin.
Menurut mantan anggota DPRD Bengkalis ini, melalui Karang Taruna setiap pemuda dapat berinteraksi dan bekerja sama, memberikan masukan untuk pembangunan, melatih karakter nasionalis dan memupuk semangat membangun bangsa.***

 

Selasa, 07 Oktober 2014

SUASANA IDHUL ADHA MESJID ISTIQLAL TALANG MANDI

SHOLAT IDHUL ADHA JAMAAH MESJID ISTIQLAL 


 HEWAN KURBAN MASJID ISTIQLAL SEBANYAK 15 EKOR / 2014





PENYEMBELIHAN HEWAN KURBAN





PERSIAPAN IBU-IBU MASAK HIDANGAN MAKAN SIANG







SANTAP MAKAN SIANG PARA MUTILASI SAPI







 MUTILASI SAPI TELAH USAI







Sabtu, 27 September 2014

Kebiasaan Buruk yang Bisa Bikin Anda Dibenci Orang Sekantor atau dimanapun ada

 

1. Memberikan pekerjaan pada orang lain

Dengan alasan minta tolong, saat Anda melimpahkan pekerjaan pada rekan kerja atau bawahan akan membuat  Anda dianggap sebagai orang yang menyebalkan.

Sebab Anda tak bisa begitu saja membuatnya menanggung tanggung jawab yang bukan miliknya.

Setiap orang punya tugasnya masing-masing. Jadi cobalah untuk meminta tolong hanya saat Anda benar-benar memerlukannya.

2. Berisik di jam kerja

Berbicara terlalu keras saat bercakap-cakap dengan rekan kerja atau orang lain di telepon, akan membuat jengkel banyak orang. Mungkin Anda saat itu tengah tak ada pekerjaan, tapi belum tentu yang lain juga sedang bebas.

Kebiasaan berisik di kantor akan mengganggu banyak orang di sana. Jika Anda memiliki kebiasaan tersebut, cepat-cepatlah berubah.

3. Suka mendominasi

Saat Anda mengatur orang-orang di tempat kerja, padahal itu bukan tugas Anda, maka kebiasaan tersebut sangat menyebalkan.

Dengan sikap seperti itu, pegawai lain akan menghindari Anda. Bersikaplah wajar dan jangan mengatur orang lain jika Anda tak ditugaskan untuk melakukannya.

4. Suka ikut campur urusan orang lain

Memberikan pendapat dan nasehat yang tak perlu pada teman sekantor akan dianggap membuat mereka kesal. Anda sebaiknya menghindari mencampuri urusan orang lain yang tak ada hubungan dengan Anda. Berikan pendapat hanya pada orang-orang yang memang menanyakannya.

5. Sulit bekerjasama

Selalu berpendapat negatif pada semua pekerjaan yang dilakukan akan berdampak buruk pada tim kerja Anda. Berikanlah gagasan-gagasan yang bersifat membangun.

Jika Anda ingin menyampaikan kritik, sampaikan dengan cara dan sikap yang benar. Karena saat Anda melakukan kebalikannya, teman-teman kerja akan merasa Anda sangat menyebalkan.

6. Suka bergosip

Menjadi biang gosip agak sulit dihentikan. Membicarakan orang lain, akan membuat rekan kerja Anda merasa tak nyaman. Anda akan membicarakan hal-hal positif untuk diri sendiri dan hal-hal buruk soal lain. Kebiasaan seperti itu benar-benar menyebalkan. (Ndw)