Dua warga menyaksikan kebakaran yang
meluluhlantakkan sebuah warung kaca film dan dua petak rumah di Simpang
Wonosobo RT 1 RW 10, Kelurahan Kelurahan Talang Mandi, Duri, Rabu
(11/6/2014). Foto: syukri datasan/riau pos
DURI
(RIAUPOS.CO) - Dua petak rumah yang dikontrak M Fadly dan Oyong dekat
Simpang Wonosobo RT 1 RW 10, Kelurahan Talang Mandi, Duri ludes
terbakar, Rabu (11/6) dini hari. Tidak ada korban jiwa maupun yang
cedera dalam kebakaran yang bermula sekitar pukul 01.30 WIB tersebut.
Saat mobil pemadam kebakaran sampai sekitar pukul 02.00 WIB, bangunan
rumah tersebut sudah rontok.
Sumber api penyebab kebakaran ini belum diketahui pasti. Sementara kerugian materil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Pasalnya, amat sedikit barang-barang yang berhasil diselamatkan pemilik. Satu unit sepeda motor pun ikut terpanggang dalam insiden dinihari itu.
Rini (27) istri dari M Fadly menyebutkan, saat kejadian, suaminya sedang tidak di rumah. Fadly pergi ke Simpang Tiga Sebanga membeli sate menggunakan mobil. Begitu sampai di rumah dia dapati rumah kontrakannya sudah ludes dilahap si jago merah.
‘’Saat api membesar, saya langsung menyelamatkan keempat anak kami lewat pintu belakang. Setelah anak-anak berada di luar, saya kembali masuk untuk mengambil perhiasan dan uang. Tapi tidak berhasil. Yang dapat diselamatkan hanya satu unit TV dan BPKB mobil,’’ ujarnya.
Menurut Rini, api pertama kali terlihat di samping kanan rumah. Dalam sekejap langsung bergejolak lalu menyambar sepeda motor yang terletak di tengah warung kaca film dan asesoris di depan rumah. Dalam waktu singkat lidah api pun menyambar dua pintu rumah di bagian belakang. ‘’Saya sempat mencoba memadamkan api, tapi tidak berhasil,’’ tambah Rini sedih.
Ketua RT 01 RW 10 Talang Mandi, Dedi Setiawan kepada wartawan di TKP dinihari itu menyebutkan, kebakaran pertama kali diketahui petugas ronda. Melihat listrik meredup, mereka curiga lalu berkeliling. Dari kejauhan terlihat kepulan asap tebal dan cahaya terang. Sesampainya di TKP, petugas ronda langsung membangunkan warga sekitar. Ketua RT pun diberitahu. ‘’Saat saya sampai, rumah ini sudah hangus,’’ kata Ketua RT, Dedi.
Sumber api penyebab kebakaran ini belum diketahui pasti. Sementara kerugian materil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Pasalnya, amat sedikit barang-barang yang berhasil diselamatkan pemilik. Satu unit sepeda motor pun ikut terpanggang dalam insiden dinihari itu.
Rini (27) istri dari M Fadly menyebutkan, saat kejadian, suaminya sedang tidak di rumah. Fadly pergi ke Simpang Tiga Sebanga membeli sate menggunakan mobil. Begitu sampai di rumah dia dapati rumah kontrakannya sudah ludes dilahap si jago merah.
‘’Saat api membesar, saya langsung menyelamatkan keempat anak kami lewat pintu belakang. Setelah anak-anak berada di luar, saya kembali masuk untuk mengambil perhiasan dan uang. Tapi tidak berhasil. Yang dapat diselamatkan hanya satu unit TV dan BPKB mobil,’’ ujarnya.
Menurut Rini, api pertama kali terlihat di samping kanan rumah. Dalam sekejap langsung bergejolak lalu menyambar sepeda motor yang terletak di tengah warung kaca film dan asesoris di depan rumah. Dalam waktu singkat lidah api pun menyambar dua pintu rumah di bagian belakang. ‘’Saya sempat mencoba memadamkan api, tapi tidak berhasil,’’ tambah Rini sedih.
Ketua RT 01 RW 10 Talang Mandi, Dedi Setiawan kepada wartawan di TKP dinihari itu menyebutkan, kebakaran pertama kali diketahui petugas ronda. Melihat listrik meredup, mereka curiga lalu berkeliling. Dari kejauhan terlihat kepulan asap tebal dan cahaya terang. Sesampainya di TKP, petugas ronda langsung membangunkan warga sekitar. Ketua RT pun diberitahu. ‘’Saat saya sampai, rumah ini sudah hangus,’’ kata Ketua RT, Dedi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar